KKN DI DESA TAPE - SUKOREJO SMART Kabupaten Pasuruan

KKN DI DESA TAPE

23x dibaca    2026-07-01 12:55:00    SukorejoSmart

KKN DI DESA TAPE

300 MAHASISWA KKN TEMATIK UNIVERSITAS ISLAM SUNAN AMPEL SURABAYA

KKN DI DESA TAPE Se Kecamatan Sukorejo

Sukorejo-Smart  - SEKITAR 300 MAHASISWA Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik  Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (UINSA)  tersebar diseluruh desa kecamatan sukorejo, melalui Program “KKN TEMATIK” menyelenggarakan rapat evaluasi dan koordinasi setelah dua minggu turun lapangan untuk eksplor permasyalahan di desa-desa sesuai program Kuliah Kerja Nyata Tematik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis potensi dan permasalahan yang ada di masyarakat dan belajar untuk berpartisipasi sebagai fasilitator serta pendidik dalam penyelesaian masalah.

Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya mahasiswa yang ada masalah kerja di desa, dalam melaksanakan kegiatan dan memanfaatkan potensi yang ada menjadi program kuliah kerja nyata di masyarakat, peserta diajak memahami cara mengombinasikan masalah, potensi, serta SDM yang ada di desa.

Acara diawali dengan pemaparan materi siswa tiap desa dan program kegiatan nyata di setiap desa. Banyak kasus permasalahan di desa seperti Stunting, UMKKM TAPE, UMKM tali, UMKM rajut, umkm makanan yang belum berkembang bahkan permasyalahan perlindungan anak dan perempuan, permasalahan sampah serta fenomena rendahnya tingkat literasi di berbagai pelosok di Desa.


Selanjutnya peserta berdiskusi langsung dengan pak camat untuk mencari solusi dan mengkoordinasikan ke desa-desa. Seluruh kegiatan berlangsung secara interaktif dengan suasana hangat dan penuh semangat.

Bapak Zaki Yamani selaku camat sukorejo menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digagas oleh mahasiswa KKN  UINS A tersebut, dan memberikan solusi langsung kepada teman-teman KKN di setiap desa.

Saya ucapkan banyak terima kasih “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk sedikit membangun kesadaran masyarakat dan membangun desa melaui pemikiran kalian”

Selain penutupan kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan penyelesaian masalah berbasis desa lokal.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini