Kegiatan

APEL PAGI sebagai sarana membangun KOMITMEN dan DISIPLIN PEGAWAI

KOMITMEN dan DISIPLIN PEGAWAI merupakan salah satu unsur suksesnya sebuah perusahaan atau organisasi. Pada perusahaan atau organisasi baru, hal tersebut justru lebih penting/dominan karena landasan awal yang kuat pada aspek KOMITMEN dan DISIPLIN PEGAWAI akan memudahkan di dalam penanaman visi, misi dan sasaran perusahaan sehingga prosentase pencapaian target perusahaan dapat lebih dioptimalkan.

Kecamatan Sukorejo dalam usianya yang berjalan 3 tahun, menyadari pentingnya 2 aspek tersebut sehingga mulai awal telah menempatkan KOMITMEN dan DISIPLIN PEGAWAI menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter pegawai.

Untuk mengimplementasikan KOMITMEN dan DISIPLIN PEGAWAI tersebut, Kecamatan Sukorejo menerapkan langkah dengan melakukan APEL PAGI setiap hari dan Apel Besar setiap Hari Senin setiap tanggal 17 yang melibatkan seluruh elemen FORKOPIMCAM,

Dalam kegiatan APEL PAGI, yang diutamakan adalah KEDISIPLINAN mengikuti APEL dan KOMITMEN untuk selalu secara bersama membaca, memahami dan menerapkan VISI, MISI dan BUDAYA PERUSAHAAN. Kegiatan ini dirasakan cukup efektif, terbukti adanya peningkatan disiplin pegawai tidak hanya terkait jam masuk dan pulang kerja saja tetapi juga disiplin dalam penyelesaian pekerjaan dan target-target yang menjadi tanggung jawabnya tanpa mengeluhkan jam kerja yang dijalani.

Bukti lain efektifnya kegiatan APEL PAGI adalah semakin meningkatnya komitmen untuk menjadikan Kecamatan Sukorejo sebagai wadah pelayanan terhadap masyarakat, hal ini semakin terlihat dengan dukungan lingkungan kerja yang saat ini menyatu dalam 1 lantai/ruangan sehingga komitmen tersebut langsung diwujudkan dalam bentuk koordinasi yang semakin mudah, intens dan efektif antar departemen dan bidang.

Ternyata APEL PAGI bukan hanya sekedar berkumpul, berbaris rapi, hormat, laporan dan tata urutan protokoler lain seperti pada umumnya, namun dapat juga digunakan sebagai media positif untuk membangun dan mencapai tujuan perusahaan seperti yang telah dilakukan secara rutin dan konsisten. Apapun medianya, bagaimanapun caranya, asal diniatkan demi kebaikan niscaya akan ditemukan nilai nilai kebaikan di dalamnya. (Hamzah)